Sambang kamtibmas Kanit Binmas kepada Babinsa dan Satpol PP Kec Salawu

    Sambang kamtibmas Kanit Binmas kepada Babinsa dan Satpol PP Kec Salawu

    SALAWU - Pada hari Rabu tanggal 20 November  2025 sekira jam 10.00 Wib Kanit Binmas Polsek Salawu Bripka UJ.Kurnia telah melaksanakan  Kegiatan silaturahmi kamtibmas kepada kepada Babinsa dan Satpol PP Kec Salawu.

    Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan dengan TNI dan satpol PP, Sinergitas TNI, Polri, dan Satpol PP adalah kolaborasi antar-lembaga penegak keamanan dan ketertiban untuk mencapai tujuan bersama, seperti patroli gabungan, penegakan peraturan daerah, dan penanganan isu sosial. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan rasa aman, meminimalkan tindak kejahatan, serta menegakkan ketertiban masyarakat secara lebih efektif melalui dukungan dari pemerintah daerah. 

    Meningkatkan rasa aman: Masyarakat merasakan kehadiran aparat keamanan secara lebih intensif, sehingga timbul rasa tenang dan terlindungi.
    Meningkatkan efektivitas: Sinergi ini memperkuat kapasitas masing-masing institusi dalam menjalankan tugasnya, termasuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
    Mencegah gangguan keamanan: Kehadiran aparat gabungan di lapangan memiliki efek pencegahan yang lebih kuat terhadap potensi tindak kejahatan dan pelanggaran ketertiban. 


    Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Bripka UJ.Kurnia memberikan imbauan agar tokoh masyarakat dan warga terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pihak kepolisian.

    Selama kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusip.

    polrestasikmalaya
    Tasikmalaya.

    Tasikmalaya.

    Artikel Sebelumnya

    Aiptu Candra Irawan Sigap Bantu Guru yang...

    Artikel Berikutnya

    Sinergi Polri-Warga Taraju Jaga Kamtibmas,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan
    PPATK Ungkap Rp992 T Dana Ilegal dari Tambang Emas Tanpa Izin

    Ikuti Kami